Home / SEKILAS MILITER / KTT OKI 2016 : PERTARUHAN KEWIBAWAAN DAN KEHORMATAN BANGSA!

KTT OKI 2016 : PERTARUHAN KEWIBAWAAN DAN KEHORMATAN BANGSA!

Konferensi Tingkat Tinggi Oganisasi Kerjasama Islam (KTT OKI) ke-5 tahun 2016, merupakan momen berskala Internasional yang perlu mendapatkan perhatian khusus dan pengamanan maksimal, karena kegiatan yang akan mempertemukan 57 para Kepala Negara dan Pemerintahan Negara-negara peserta organisasi kerjasama Islam ini, sebagai wujud menjaga amanah dan kepecayaan dari dunia internasional

Pertemuan yang direncanakan akan dilaksanakan pada  tanggal 6 dan 7 Maret di Jakarta Convention Center (JCC) ini berawal dari prakarsa negara Arab Saudi untuk mendukung kemerdekaan Palestina dari Israel. Situasi kian mendesak setelah kekerasan terus terjadi antara Israel dan Palestina pasca bentrokan di Masjid Al-Aqsa pada akhir tahun lalu. Presiden Palestina Mahmoud Abbas meminta agar konferensi ini segera dilaksanakan, Negara Indonesia-pun menerima tawaran untuk menjadi tuan rumah KTT yang akan membahas permasalahan yang dihadapi negara Palestina. Kesedian Negara kita ini menunjukkan dan merupakan  bentuk nyata dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan negara Palestina.

Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan kegiatan ini, Kodam Jaya/jayakarta secara total dan serius mempersiapkan pengamanan bagi perwakilan Negara yang hadir dan  setiap rangkaian kegiatan, dikarenakan kegiatan ini adalah perhelatan besar berskala internasional yang menjadi perhatian dunia. Didalam struktur organisasi Komando Operasi Pengamanan yang dipimpin oleh Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Teddy Lhaksmana, bertanggung jawab terhadap pengamanan KTT OKI yang membawahi Satgas VVIP (Paspampres), Satgas VIP (Polda Metro Jaya) dan lain-lain, termasuk Kodam Jaya. Kodam Jaya/Jayakarta berlaku sebagai Satgas Pamwil I dibawah pimpinan langsung Kasdam Jaya Brigjen TNI Ibnu Tri Widodo, tugas pokok yang diemban Kodam Jaya adalah melaksanakan  pengamanan fisik tidak langsung ring II dan ring III terhadap Presiden, Wakil Presiden RI dan seluruh kepala negara/pemerintahan peserta KTT OKI tahun 2016 mulai hari h-4 s.d h+1 selama enam hari di wilayah kodam Jaya/Jayakarta dalam rangka dukung tugas pokok TNI.

Keberhasilan tugas pengamanan yang menjamin keselamatan peserta KTT adalah hal mutlak yang menjadi prioritas, maka setiap tahapan atau prosedur pengamanan harus direncanakan dan dipersiapkan dengan baik. Kodam Jaya/Jayakarta beserta unsur terkait telah menyiapkan semua dengan detail, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan ancaman dan akan menindak tegas segala upaya siapapun yang akan mengganggu kelancaran penyelenggaraan peringatan KTT selama berlangsung di Jakarta.

Dengan mengerahkan lebih dari 3.600 personel Kodam Jaya/Jayakarta yang dilengkapi dengan alutsita yang terbaik, serta menyiapkan kendaraan taktis Anoa dari Brigif-1 Pengaman Ibukota/Jaya Sakti, untuk kepentingan pengamanan semua obyek sasaran meliputi personel, bandara, tempat pertemuan, penginapan dan rute perjalanan.

Pada tanggal 25 Januari 2016 dilapangan Jayakarta Makodam Jaya, Satgas Pamwil I telah melaksanakan Apel Gelar Pasukan yang pada intinya bertujuan untuk melakukan pengecekan terhadap personel yang akan bertugas melaksanakan pengamanan VVIP tamu penting kegiatan KTT luar biasa OKI nanti. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah lanjutan dari pemeriksaan awal personel dan materiil serta penyempurnaan terhadap kesiapan Satgaspamwil-1 dalam rangka mendukung tugas pokok Koopspam. Dengan gelar kekuatan pasukan dan sarana prasarana tersebut, diharapkan satgas ini dapat bekerja maksimal, menutup setiap celah kelemahan, sehingga dapat mencegah kesalahan atau pelanggaran sekecil apapun dalam pelaksanaan tugas pengamanan.

Menghadapi segala kemungkinan bentuk ancaman yang akan timbul, Kodam Jaya telah menyiapkan Personel “kontra sniper” TNI AD yang sudah dilatih dengan jarak tembak yang jauh serta dalam kondisi cuaca yang buruk, tetapi tembakan tetap tepat sasaran. Para penembak runduk ini akan ditempatkan digedung pencakar langit jakarta dan tempat-tempat yang dianggap rawan. Kontra sniper akan lakukan  pengamatan dan mencari sniper lawan, serta orang atau kelompok yang berniat mengganggu jalannya kegiatan, jika ditemukan akan langsung dilumpuhkan dengan satu bidikan tepat yang mematikan.

Selain itu juga disiapkan pasukan bermotor tontaikam (pleton pengintai keamanan) dari Brigif 1/PIK Jaya Sakti, yang bertugas menyisir dan membersihkan sepanjang rute yang akan dilewati oleh tamu Negara. Keberadaaan peleton pengintai keamanan dengan menggunakan sepeda motor ini, sangat diperlukan menangani masalah gangguan keamanan di area tertentu yang medannya sulit dijangkau kendaraan besar dan dapat dijangkau oleh sepeda motor serta perlu penanganan secara cepat, tepat dan akurat. Para personel penunggang kuda besi ini terpilih melalui penyeleksian yang sangat ketat. Para personel diwajibkan mengikuti test psikologi, kesehatan, kesamaptaan dan harus memiliki kemampuan beladiri. Bagi personel yang lulus seleksi, kemudian dididik kembali selama dua bulan, sehingga memiliki kemampuan dan keterampilan perorangan seperti mahir menembak, beladiri dan menjinakkan bahan peledak (jihandak). Pasukan ini akan patroli sepanjang rute yang dilewati oleh para tamu negara  baik dari bandara menuju ke penginapan, maupun penginapan menuju tempat acara. Mencegah sekecil apapun niat dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mengacaukan suasana.

Semua persiapan yang maksimal dengan mengerahkan personel dan alutsista yang terbaik yang ada, karena kesuksesan dalam acara dan penyelenggaraan adalah harga mati dalam menjaga kewibawaan  dan kehormatan Bangsa Indonesia. Sukses acara artinya pertemuan ini menghasilkan suatu bentuk kesepakatan yang bermanfaat bagi perkembangan negara-negara peserta, dan sukses dalam penyelenggaraan dimana para tamu dari negara asing semenjak dari kedatangan di negara kita sampai dengan kembali ke negara asal berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.

Selain bertumpu kepada pasukan yang bertugas menjaga keamanan, penyelenggaraan KTT OKI 2016 ini juga sangat berharap terhadap segenap Masyarakat Ibukota Jakarta untuk berperan aktif mendukung terlaksananya kegiatan ini, dengan cara turut berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Tingkatkan kepedulian dengan membangun kepekaan yang tinggi terhadap kejanggalan-kejanggalan situasi dan setiap kemungkinan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan wilayah dan jika mengetahui adanya niat-niat jahat dari sekelompok orang yang akan mengacaukan acara ini, dapat segera memberikan laporan kepada pihak keamanan.

Kodam Jaya akan selalu menerjunkan pasukan terbaik yang selalu siap maju menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab. Karena kesuksesan dari segi penyelenggaraan kegiatan maupun aspek pengamanan mempertaruhkan nama baik, kewibawaan  dan kehormatan Bangsa Indonesia.

KODAM JAYA….    JAYAKARTA! (Kemenangan Yang Sempurna)

About admin media center

Check Also

Dirgahayu Korps Arhanud TNI AD “Vyati Rakca Bhala Cakti”

Related

%d bloggers like this: