Home / SEKILAS MILITER / Kampoeng Condet Lestari

Kampoeng Condet Lestari

Kampoeng Condet Lestari (KCL) adalah sebuah program penataan wilayah condet menjadi kawasan SALAK Jakarta. SALAK sendiri merupakan akronim dari kata “Sehat dan Asri Lingkunganku”.

 ‌KCL merupakan bagian dari program besar GErakan BERsama (GEBER) dari sejumlah stakeholder, yaitu warga masyarakat Condet, Kodam Jaya, BPTP Kementerian Pertanian, Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan.

 Program yang digagas satuKATA Environment Organizer bersama Kodam Jaya tersebut, disambut baik oleh masyarakat Condet dan direspon positif oleh dunia usaha. Hal ini terlihat dari hadirnya sejumlah Manajemen perusahaan seperti PT Sido Muncul, DHL, BUMN PP, Bank DKI, PT Antam, Peruri, PT Brantas dan lain-lain.

 Realisasi program ini sepenuhnya tidak mengandalkan anggaran dari pemerintah baik pusat maupun daerah, melainkan diharapkan dukungan dari program CSR dunia usaha tersebut.

 Rangkaian Kegiatan pencanangan Kampoeng Condet Lestari itu sendiri dimulai dengan kumpulnya undangan di dermaga 1 Rindam dengan menggunakan 15 perahu LCR milik Kodam Jaya menuju kawasan Kebun DKI di Kelurahan Balekambang.

 Setelah perahu merapat di dermaga, dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri kawasan hijau Kebun DKI yang dipenuhi pohon salak khas Condet. Rombongan undangan pejabat dan dunia usaha sepanjang perjalanan mendapatkan penjelasan tentang kiprah Kodam Jaya dalam membersihkan Sungai Ciliwung setelah itu Pakar buah Tropis Prof. Dr. Ir. Mohammad Reza Tirtawinata, MS akan mengajak para undangan untuk mengenal lebih dekat  tentang Salak Condet ‘Maskot’ Jakarta.

 Setelah tiba dilokasi, dilanjutkan dengan paparan konsep Kampoeng Condet Lestari dan Program GErakan BERsama (GEBER) oleh penggagas, Sofia Karina. Dilanjutkan dengan sambutan dari Kodam Jaya, Kolonel Inf. Arudji Anwar, SH, MM, Kadis Kebersihan DKI, Drs H Isnawa Adji, MAP, Walikota Jakarta Timur Drs Bambang Musyawardana, M.Si.

 Pada sambutannya Aster kasdam jaya, mengatakan ” Kodam jaya sangat mendukung program untuk membangkitkan kembali kekayaan budaya dan alam yang dimiliki oleh jakarta. Pada kesempatan ini kodam jaya juga menyerahkan bantuan mesin press sampah ini, untuk membuat masyarakat kampung condet lestari jadi produktif. Karena dengan adanya mesin press sampah, masyarakat akan mencari sampah, dan nantinya akan terbentuk bank bank sampah, lingkungan jadi bersih dan masyarakat mendapatkan tambahan penghasilan.”

 Dalam kesempatan ini juga, walikota jakarta timur menegaskan ” Dengan pencanangan kampung condet lestari, warga semua harus mendukung dan bertekad menjaga kondisi lingkungan. Jangan ada lagi yang membuang dampah sembarangan, kita wujudkan eko wisata di wilayah condet.”

 Terakhir dilakukan pencanangan Kampoeng Condet Lestari ditandai dengan Penyerahan Mesin Press dari Kodam Jaya kepada Ketua RW 07 Balekambang dan penyerahan perangkat kebutuhan Bank Sampah meliputi komposter, gerobak dan peralatan kebersihan dari Dinas Kebersihan Pemprov DKI.

 Bantuan lain yang disampaikan dalam acara pencanangan tersebut berupa bibit bawang beserta pupuk NPK dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kementerian Pertanian.

 Kegiatan tersebut tidak akan berhenti sampai pencanangan saja, dengan dukungan program CSR sejumlah dunia usaha, hal ini akan dilanjutkan hingga satu tahun kedepan dengan tahap awal sebagai pilot project adalah di wilayah RW 07, khususnya di Rt 05 dimana Kebun Salak Condet “maskot” Jakarta berada.

 Selain Kampoeng Condet Lestari, Kodam Jaya, warga masyarakat Condet, Yayasan Salaka Condet, Satukata Environment Organizer dan Yayasan Durian Nusantara akan melanjutkan ketahap konservasi Salak Condet, program ekowisata Kebun DKI dan Ciliwung Adventure.

About admin media center

Check Also

Dirgahayu Korps Arhanud TNI AD “Vyati Rakca Bhala Cakti”

Related

%d bloggers like this: