Home / SEKILAS MILITER / Bahaya!!! Komunis Gaya Baru.

Bahaya!!! Komunis Gaya Baru.

Tanda-tanda kebangkitan atau kemunculan komunisme di Indonesia dengan istilah Komunisme Gaya Baru (KGB) sudah nampak dengan berbagai cirinya. Pembedanya terletak pada warna dan kualitasnya. Jika dahulu pendekatan yang lebih dominan dilakukan oleh Komunis yaitu melalui kekerasan/pembunuhan namun sekarang ini melalui pendekatan  strategis dengan soft power. Komunisme bergerak melalui seluruh sendi kehidupan dan merayap di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

 Kegiatan Diskusi Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan (YPKP) 65 di rumah Ketua YPKP Sumbar di kawasan Bu­kik Cangang Bukittinggi pada Minggu 22 Pebruari 2015, yang dibubarkan paksa oleh warga. Kegiatan upaya pemutarbalikan fakta  dengan pemutaran film “Senyap” (The Look Of Silence) di seluruh wilayah Indonesia, sehingga mengaburkan sejarah yang ada. Bahkan baru-baru ini berupaya mengadakan kegiatan Festival Belok Kiri di Taman Ismail Marzuki, Cikini pada 27 Pebruari 2016 akan tetapi tidak terlaksana dikarenakan tidak mendapatkan izin penyelenggaraan. Merupakan contoh-contoh upaya KGB untuk menguasai Indonesia dengan merusak sejarah.

Sekali lagi upaya pengaburan sejarah telah di coba dilakukan Komunis Gaya Baru (KGB) ini melalui film Pulau Buru Tanah Air Beta yang direncanakan diputar pada Rabu 16 Maret 2016 di Guest House Jl. Sam Ratulangi No. 9-5 Menteng Jakpus pada pukul 17.00-20.30 wib malam, dengan memutar balikkan fakta, mengatakan bahwa telah terjadi perbuatan kejam dan tidak manusiawi dengan membuang warga ke pulau Buru, untuk meraih simpati masyarakat awam terutama generasi muda yang sebelumnya tidak mengetahui dan mendapat cerita langsung kekejaman PKI 1965. Rencana mendapat tantangan keras dari ormas yang menolak keberadaan komunis di Indonesia, dan menuntut pembatalan acara pemutaran film tersebut.

Menghadapi situasi seperti sekarang ini, Kodam Jaya melalui aparat Intelijen dan komando kewilayahan terus memantau setiap ancaman yang ditimbulkan oleh Komunis Gaya Baru ini, walaupun cara yang mereka lakukan sekarang ini secara terselubung dan berkedok sosial. Cara ini membuat masyarakat menjadi terninabobokan dan mereka menebarkan anggapan bahwa faham komunis itu tidaklah berbahaya. Kebangkitan gerakan komunis dewasa ini berpotensi menimbulkan ancaman bagi ideologi negara Pancasila serta dapat menimbulkan gejolak politik dan keamanan di kemudian hari. Pendukung Komunis Gaya Baru membentuk paguyuban korban 1965 dan giat menuntut agar mereka mendapat ganti rugi dari pemerintah. Keberadaan organisasi komunis baru di kalangan generasi muda mengindikasikan belum selesainya konflik ideologi antara ideologi Pancasila dengan ideologi antitesisnya seperti komunisme, Leninisme dan Marxisme. Perlu dibangkitkan kembali wawasan kebangsaan dan sosialisasi pemahaman ideologi Pancasila, melalui metode pendekatan sosialisasi yang baru dan kontekstual secara terus menerus. Kodam Jaya juga berupaya memberikan sosialisasi baik internal maupun ke lingkungan sosial melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa), bahwa Pancasila merupakan ideologi bangsa yang tidak boleh dirubah-rubah. Seluruh suku bangsa di Indonesia harus tetap dipersatukan oleh ideologi Pancasila yang merupakan identitas bangsa Indonesia.

 Perlu diingat bahwa komunis di Indonesia merupakan bahaya laten yang tidak pernah mati, akan tetapi hanya berubah bentuk serta akan terus berkembang dengan gaya baru. Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan sebagai support TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI dari bahaya laten komunis. Oleh karena itu kita sebagai warga negara harus saling membantu dalam membendung perkembangan Paham Komunis di Indonesia karena sudah banyak jatuh korban akibat dari keganasan PKI, tentu kita tidak menginginkan hal ini terulang lagi di Negara kita ini. Untuk itu perlu adanya pemahaman kembali terhadap nilai-nilai Pancasila, meningkatkan wawasan kebangsaan, meningkatkan kemanunggalan TNI-rakyat, memelihara dan mendata, waspada terhadap upaya penyusupan Idiologi diberbagai sisi kehidupan di sekitar lingkungan masyarakat kita.

About admin media center

Check Also

Dirgahayu Korps Arhanud TNI AD “Vyati Rakca Bhala Cakti”

Related

%d bloggers like this: